Jumat, 08 Januari 2016

Rumput yang Melambai

Semua berteriak
Berteriak dalam perjuangan semu
Mereka memilih caranya masing-masing
Walau tak sama tetapi ada

Aku?
Jangan kau tanya
Aku sudah tak mampu
Bersuara sajapun aku tak bisa

Siapa yang selalu ku salahkan?
Aku menyalahkanmu dan akan selalu begitu
Egois memang
Tapi tak apa, rumput yang melambai di padangnya tak pernah menghiraukan rumput lain yang terinjak

Menyenangkan memang
Menjadi rumput yang terus bisa melambai
Dan mampu untuk tidak menghiraukan sekitar

Ketika hujan datang, keadaan mereka sama
Sama-sama basah
Tetapi yang terinjak tadi mendapat dua kali lipat perihnya

Aku?
Aku lebih ingin hidup seperti jalanan aspal
Jika hujan, jalanan semua akan basah dan menimbulkan genangan air
Jika terinjak, jalanan sekitarnya juga akan kena cipratan

Mereka sama, mereka imbang, mereka menjadi satu
Hal itulah, yang ingin ku cari
Tapi sayang, aku terjebak di tempat yang salah
Sangat salah
Bukan di padang rumput ataupun di jalanan aspal
Padang pasirlah tempatku berada saat ini
Dan pedihnya, tak ada satupun yang tau.

Selasa, 05 Januari 2016

Berawal dari Pertemuan Singkat

Semua berawal dari pertemuan singkat
Dan berakhir begitu saja
Meninggalkan pengalaman, juga kenangan
Bersama kita berjuang

Melangkah dengan penuh gairah
Tak kenal goyah walau badai tengah menanti di atas sana
Tujuan kita sama, puncak Gunung Marapi
Disetiap tetesan keringat terdapat cerita yang dapat dikenang
Iya, cerita yang hanya kita yang tau
Dan hanya kita juga yang mengerti
Dinginnya malam tak boleh mematahkan semangat
Karena kita sedang mengukir cerita
Setiap tetesan keringat yang jatuh, sangat berharga
Meninggalkan kenangan kita di atas sana
Sesampainya di puncak, aku tak mampu berkata
Menikmati dan mensyukurinya saja sudah lebih dari cukup
Dingin yang menusuk sampai ke tulang, mampu mendiamkanku beberapa saat
Sampai akhirnya, mereka memutuskan untuk mengambil beberapa foto
Menulis sesuatu untuk seseorang di atas kertas, lalu... cekrek!
Terciptalah saksi bisu
Saksi bisu bahwa mereka telah sampai di 2891 mdpl

Tunggu Apa Lagi?

Kau boleh lihat sekeliling
Tak ada yang memaksamu
Untuk melihat indahnya ciptaan Tuhan

Tapi sayangnya
Yang kau lakukan hanya melihat
Kau tidak mampu mengaplikasikannya
Seandainya kau mampu, kau akan mendapatkan banyak

Sebanyak apakah banyak itu?
Akupun tak mampu menerka
Lakukan sajalah, maka kau akan mengetahui seberapa banyak yang aku maksud

Jangan kau sia-siakan masa mudamu
Hanya untuk terpaku pada hal-hal biasa

Keluarlah
Dunia ini begitu luas
Beranikan dirilah
Tak ada yang mampu melarangmu jika kau sudah berniat
Ambil resiko itu
Karena resiko akan tetap selalu ada disetiap langkahmu

Jangan takut
Karena di luar sana banyak teman senasibmu
Jika kalian bersatu, Ia akan menjadi cerita baru
Yang bisa kau ceritakan ke orangtuamu, saudara kandungmu, teman-temanmu
Bahkan ke anak-cucumu kelak.

Let's take a risk, make history!