Semua berteriak
Berteriak dalam perjuangan semu
Mereka memilih caranya masing-masing
Walau tak sama tetapi ada
Aku?
Jangan kau tanya
Aku sudah tak mampu
Bersuara sajapun aku tak bisa
Siapa yang selalu ku salahkan?
Aku menyalahkanmu dan akan selalu begitu
Egois memang
Tapi tak apa, rumput yang melambai di padangnya tak pernah menghiraukan rumput lain yang terinjak
Menyenangkan memang
Menjadi rumput yang terus bisa melambai
Dan mampu untuk tidak menghiraukan sekitar
Ketika hujan datang, keadaan mereka sama
Sama-sama basah
Tetapi yang terinjak tadi mendapat dua kali lipat perihnya
Aku?
Aku lebih ingin hidup seperti jalanan aspal
Jika hujan, jalanan semua akan basah dan menimbulkan genangan air
Jika terinjak, jalanan sekitarnya juga akan kena cipratan
Mereka sama, mereka imbang, mereka menjadi satu
Hal itulah, yang ingin ku cari
Tapi sayang, aku terjebak di tempat yang salah
Sangat salah
Bukan di padang rumput ataupun di jalanan aspal
Padang pasirlah tempatku berada saat ini
Dan pedihnya, tak ada satupun yang tau.