Kuteringat beberapa bulan lalu. Di saat kita sama-sama sedang merencanakan sesuatu. Begitu menggebu-gebunya. Sampai orang disekitar merasa risih dengan kehadiran kita. Aku--salah satu otak dari rencana besar ini.
Apa yang kau tunggu?
Aku menunggu sesuatu.
Untuk apa?
Untuk dapat menghapus kesedihanku saat ini.
Boleh aku tau, sesuatu yg kau maksud apa?
Waktu. Aku menunggu waktu. Kata orang, waktu mampu menjawab semuanya dan menghapus kesedihan, juga kegelisahan hati.
Jika tidak?
Aku akan tetap menunggu.
Mengapa?
Karena orang yang bilang begitu ialah orang yang sangat kupercaya selama ini.
Jika ia berbohong?
Aku akan tetap percaya padanya.
Walau kau tau ia berbohong?
Iya.