Tidak, aku tak setampan Tom Cruise. Akupun tidak tinggi bak Shaquille O'Neal. Jangankan tinggi, bisa berdiri tegak saja aku sudah bersyukur. Pakaianku pun tidak semewah milik David Beckam. Diberikan baju compang-camping dan sudah tidak layak pakai saja aku sudah senang, setidaknya baju tersebut masih bisa menutupi seluruh tubuhku.
Aku tidak memiliki tempat tinggal. Selama ini aku tidur beratapkan langit dan beralaskan tanah--pun kadang aku tidak tidur karena harus siaga 24 jam menjaga "kantor" majikanku. Aku heran, mengapa tak ada seorangpun yang peduli denganku? Aku memang tak sempurna, aku kaku, tidak tinggi, dan kumal, tapi setidaknya aku ada. Aku ada di dunia ini.
Bicara tentang majikan, aku bekerja untuknya. Ia tidak pernah memberikanku sesuatu. Jangankan hadiah, gaji perbulan saja aku tak dapat. Dan itu tidak jadi masalah selagi masih ada orang yang menganggap aku ada.
Tapi dibalik semua itu, aku mampu membuat majikanku senang setiap harinya karena merasa puas dengan hasil kerjaku--ya walaupun Ia tak pernah mengungkapkannya, tapi aku bisa melihat dari raut wajahnya.
Aku memiliki satu kelebihan. Aku kuat. Walau teriknya matahari membuat tubuhku lemas. Walau angin malam membuat badanku seakan tertusuk duri karena dinginnya. Aku kuat. Bahkan sampai sekarang aku kebal terhadap cuaca.
Aku juga ditakuti oleh beberapa hewan, termasuk burung-burung yang hendak mendekati "kantor" majikanku dan akan merampas segala isinya kapan saja.
Perkenalkan, aku adalah orang-orangan sawah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar